Review Nikon D7000

Nikon d7000 adalah kamera yang dirilis nikon di tahun 2010, waktu itu disebut-sebut sebagai kamera crop factor terbaik menyaingi saudaranya sendiri d300s. Sebenernya saya sendiri sudah mengidam-idamin kamera ini dari pertama rilis, tapi apa daya dana belum mencukupi jadi waktu itu beli d3100. Oke skip curhat. Jadi tahun lalu akhirnya kesampaian juga beli kamera ini dan sekarang saya mau mereview kamera ini berdasarkan pengalaman.

Jadi saya mulai review dari pertama saya mau beli kamera ini. Ceritanya mau upgrade dari d3100 dan kebetulan kamera itu sudah rusak jd harus beli kamera lagi. Waktu itu saya bandingkan kamera ini dengan saudaranya d7100. D7100 keluaran terbaru otomatis pasti lebih bagus dan pastinya lebih mahal, saat itu d7100 dengan harga sekitar 11jutaan BO (body only) dan d7000 9jutaan. Awalnya tertarik untuk beli d7100 karena banyak rumor yang kurang baik tentang d7000 yang nanti akan saya jelaskan di bawah. Namun setelah saya banding-bandingkan fitur dan sebagainya saya merasa banyak fitur di d7100 yang kurang saya butuhkan dan harga yang lebih mahal, akhirnya saya urungkan niat untuk ambil itu dan memantapkan untuk beli d7000. Sampai saat ini jika saya ditanya apakah masih worthed untuk beli d7000, saya jawab masih. Jika dana ada dan memang butuh fitur-fitur dari d7100 silahkan ambil itu, tapi kalau dana pas-pasan d7000 sudah cukup banget.

Rumor & Pengalaman
Sekarang saya akan bahas rumor-rumor heboh tentang d7000. Di awal rilisnya sempat heboh dibicarakan oli shutter yang bocor di d7000. Tapi untuk saat ini ada kabar bahwa d7000 produksi baru sudah tidak mengalami itu. Saya juga syukur sampek saat ini belum mengalaimnya, sepertinya memang sudah dibenahi. Kalaupun ada kebocoran saya dengar bersihkan di alta sudah gratis selama kamera garansi resmi. Jadi pastikan beli kamera di toko terpercaya dan garansi resmi.
Rumor selanjutnya adalah fokus yang kurang akurat. Jika rumor ini saya merasakannya. Saya punya beberapa lensa, dan salah satu lensa saya kurang akurat di kamera ini. Tapi tidak perlu bingung, di kamera ini ada sebuah fitur untuk membenahi masalah ini. Next time akan saya bahas lebih lanjut. Dan kalaupun merasa terganggu dengan masalah ini bisa dikalibrasi di alta yang katanya juga gratis, saya sendiri belum pernah coba sih.

KELEBIHAN
Durability
Oke masuk ke kelebihan dari d7000 yang pertama saya bahas adalah durability atau ketangguhannya. Dalam promosinya Nikon mengatakan bahwa kamera ini weather proof yaitu kamera ini tahan digunakan di cuaca yang ekstrem, dan juga memiliki body magnesium alloy yang kokoh. Benarkah?
Jujur saya adalah orang yg kadang agak teledor. Kamera saya belum ada 1 bulan sudah pernah jatuh terguling-guling dari kursi di dalam bis ketika saya sedang ada tour. Kamera ini juga pernah terkena air laut, ya air laut, dan gak tanggung2. Waktu itu saya sedang pergi ke pantai dan di situ saya naik perahu, blm jauh keluar dari bibir pantai ombak besar datang dan byur, basahlah si kamera. Saya sempat panik tapi ternyata kamera ini cukup tangguh.
Saya coba buka-buka review durability dari d7000 ini ada beberapa orang yang melakukan tes foto ketika hujan dan kameranya masih sehat. Jadi saya anggap kamera ini cukup tangguh, tahan banting, tahan cipratan air, dan benar-benar weather proof. Ingat cipratan air ya, kalau dicelupin ke air sudah pasti tewas, apa lagi air laut. Hal-hal di atas bisa jadi itu cuma keberuntungan saya saja, jadi jangan coba-coba melakukan hal ekstrem pada kamera kalau gak mau kamera rusak, tapi juga tidak perlu terlalu berhati-hati jika menggunakan kamera, pakai sewajarnya saja.

Eksternal mic jack
Kadang saya pakai kamera ini untuk video, dan mic built in di kamera kurang mumpuni bagi saya jadi colokan mic eksternal cukup penting. Di kamera sebelumnya, d3100, saya tidak menemukan colokan ini jadi saya merasa adanya colokan ini adalah poin tambahan untuk kelebihan dari d7000.

Built in motor focus
Built in motor focus ini adalah salah satu kelebihan dari d7000 tapi bisa jadi penting bisa jadi tidak penting. Kenapa saya mengatakan begitu, karena Nikon mengeluarkan lensa-lensa yang baru pasti memiliki motor di lensanya dan kalau dibandingkan kualitas hasilnya pasti lebih bagus dari versi lensa non motor. Jadi jika kalian sudah punya lensa-lensa tanpa motor dan butuh body dengan motor poin ini bisa jadi kelebihan, tapi jika kalian tidak punya lensa tanpa motor sama sekali, seperti saya, poin ini jadi tidak begitu penting. Saya kutip ada kalimat yang saya dapat dari forum, “beli body bermotor kalau sudah punya banyak lensa non-motor, jangan beli body bermotor gara-gara pingin beli lensa non-motor”. Dan saya sebagai orang yang mengutamakan kualitas setuju dengan kalimat tersebut karena sekali lagi jika dibandingkan lensa bermotor lebih bagus daripada lensa non-motor sayang cuma beda harga sedikit. Kecuali memang ada lensa-lensa non-motor nikon yang melegenda tapi itu juga susah carinya.

Noise di ISO tinggi
Noise tidak ada beda yang terlalu signifikan jika dibanding d3100 dan d5100. Tidak terlalu wow. Masih standart kamera crop factor. Tapi beberapa orang ada yang mengatakan noise d7000 lebih baik dari kamera-kamera di bawahnya. Ya mungkin saya saja yang kurang bisa memperhatikan.

Bentuk body
Ini yang paling saya suka dari kamera ini. Bentuknya sudah pro, sudah ada layar kecil di atasnya jadi kalau untuk gaya lebih menang hehehe. Tapi beli kamera jangan cuma buat gaya. Beli yang sesuai kebutuhan. Oke ini yang serius, body d7000 lebih besar, lebih enak untuk dipegang oleh tangan-tangan besar seperti saya. Waktu saya pakai d3100 yang ukurannya mirip dengan keluarga d5xxx juga, hanya 3 jari saya yang bisa pegang grip jadi saya merasa kurang nyaman yang akhirnya membuat saya harus beli battery grip.

Pentaprism
Pentaprism membuat viewfinder dari kamera jadi lebih terang. Bagi kalian yang sering foto indoor atau di tempat gelap pentaprism sangat membantu.

2slot sd card
Untuk beberapa orang 2 slot sd card memang dirasa kurang penting. Tapi jika kalian orang yang teledor seperti saya 2 slot ini sangat membantu. Kenapa? Karena kita tidak perlu menyimpan sd card kita di tas dan akhirnya lupa trus hilang. Cukup kita masukkan 2 2nya di kamera, beres, tidak akan hilang. Hahaha.
Sebenarnya tidak hanya itu. 2 slot sd card penting untuk backup data. Di d7000 kita bisa mengatur rule untuk sd card. Sd card 2 bisa kita jadikan backup jadi kalau kita motret foto bakal kesimpan di 2 sd card, kalau salah 1 sd card rusak masih ada backupnya kan.

KEKURANGAN
Berat
Dari body yang kokoh dan besar hasilnya membuat body ini jadi berat. Kalau untuk laki-laki dan biasa bawa kamera masih masuk wajar sih cuma menurut temen cewek ini kamera berat banget. Butuh latihan buat terbiasa bawanya.

Tidak compatible wifi
Nikon mengeluarkan aksesoris untuk kamera yaitu eksternal wifi wu 1a. Untuk saya wifi ini cukup penting untuk transfer file langsung ke smartphone dan laptop, sayangnya wifi ini tidak compatible dengan d7000 namun compatible dengan d7100. Jika kalian butuh wifi maka poin ini jadi kekurangan d7000.

Titik fokus penuh ditengah
D7000 memang memiliki banyak titik fokus hingga 30an. Tapi sayang titik fokus itu bergerombol ditengah saja jika ingin fokus di bagian pinggir-pinggir akhirnya harus pakai manual fokus. Saya sebagai pengguna autofocus sejati (entahlah makin lama makin malas pakai manual) cukup kerepotan dengan titik fokus ini.

Itulah review dan pengalaman saya tentang d7000. Jika kalian akan membeli kamera bisa gunakan review ini sebagai bahan pertimbangan. Saya tidak membahas tentang harga karena harga relatif. Tinggal bandingkan saja dengan kebutuhan kalian. Jika kelebihan-kelebihan dari kamera ini tidak kalian butuhkan untuk apa mengeluarkan uang lebih cukup beli yang sesuai kebutuhan saja.

Advertisements