Step Belajar Fotografi – Belajar Komposisi

Step berikutnya adalah belajar komposisi. Rata-rata orang setelah memiliki kamera yang pertama mereka pelajari adalah Segitiga Eksposur, dan rata-rata inilah yang dilakukan orang yang memiliki DSLR untuk belajar. Menurut saya yang lebih penting adalah belajar komposisi, kenapa? Karena kamera-kamera sekarang sudah bisa mengatur eksposur secara otomatis, perusahaan-perusahaan pembuat kamera sudah susah-susah untuk buat fitur ini, kenapa tidak kita manfaatkan. Dan saat ini sudah banyak aplikasi untuk editing foto jadi jika foto kurang terang atau kurang gelap bisa langsung diedit, jadi menurut saya belajar eksposur nanti-nanti saja.

Belajar Komposisi

Nah, jadi berhubung sampai sekarang belum ada kamera yang bisa membuat komposisi otomatis jadi saya menyarankan belajar komposisi terlebih dahulu. Seperti yang saya bilang di step sebelumnya, saya menyarankan belajar dengan kamera pocket. Alasannya, karena kamera pocket lebih ringan dan lebih fleksible. Silahkan lihat pada ilustrasi di bawah ini.

Illustrasi perbandingan penggunaan monitor pada kamera pocket dan viewfinder pada DSLR

Illustrasi perbandingan penggunaan monitor pada kamera pocket dan viewfinder pada DSLR

Menggunakan kamera yang kecil dan ringan seperti Mirrorless, Handphone, dan Pocket lebih mempermudah pergerakan kita. Jika kita pemula dan memiliki DSLR pasti kita akan terpaku dengan viewfinder kita sehingga pergerakan kita tidak akan bebas. Itulah yang saya rasakan ketika pertama kali  pindah dari kamera pocket ke kamera DSLR. Jadi saran saya untuk yang sedang belajar sudah menggunakan DSLR, jangan terlalu terpaku dengan viewfinder, tidak ada salahnya melihat melalui monitor kamera dan lebih memudahkan kita dalam membuat komposisi yang bagus.

Kemudian saya akan menjelaskan rumus komposisi yang paling dasar

Rule of Third

Rumus ini adalah dengan membagi bagian foto menjadi 9 bagian. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat dibawah ini.

Rule of Third

Untuk penerapannya adalah dengan meletakkan Point of Interest/Objek gambar kita dititik potong  garis tersebut. Untuk foto landscape dapat meletakkan object segaris dengan garis tersebut.

Jika kita sudah terlanjur mengambil gambar tetapi ternyata gambar tersebut tidak pas dengan rumus ini kita masih dapat mengeditnya dengan aplikasi seperti Lightroom atau Photoshop.

 Golden Ratio

Rumus komposisi dasar yang berikutnya adalah Golden Ratio. Inti dari rumus ini sesungguhnya dalah membagi bagian menjadi 1:1.6. Pengaplikasiannya dapat berupa beberapa bagian yaitu, dengan menggabungkan dengan Rule of Third, Golden Triangles, dan Golden Spiral.

Berhubung saya masih belum punya contohnya saya akan mengambil contoh dari sini.

Setelah mempelajari Rule of Third dan Golden Ratio ini kalian dapat mempelajari komposisi lebih mendalam lagi contohnya seperti dari blog ini.

Step selanjutnya tentang segitiga eksposur.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s